Penyebab Perut Terasa [enuh

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan kembung atau perut terasa penuh bahkan jika Anda tidak makan banyak. Penyebab utama perut terasa penuh adalah penyakit lambung dan liver.

Selain itu, penyakit batu empedu dan batu empedu juga bisa membuat kita merasa kenyang dan perut terasa penuh setelah makan beberapa potong. Jika Anda mengalami kondisi tidak nyaman ini, segeralah pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan guna mengetahui penyebab pastinya dan segera menyarankan pengobatan paling tepat.

Penyebab perut terasa penuh

1. Ulkus peptikum

Penyakit tukak lambung adalah patologi yang cukup umum pada penyakit saluran pencernaan. Gejalanya meliputi kembung, nyeri, bersendawa, dan ketidaknyamanan seperti perut terasa penuh.

Rasa sakit bisa menyebar ke punggung atau di belakang tulang dada. Ulkus peptikum juga dapat menyebabkan perdarahan tersembunyi, menyebabkan anemia dan menyebabkan sesak napas dan kelelahan bagi pasien. Gejala yang lebih serius adalah tinja berwarna hitam atau berdarah, sakit perut yang parah, dan muntah yang parah, muntah darah.

2. kelumpuhan perut

Gastroparesis adalah kelumpuhan parsial lambung, yang mengakibatkan sisa makanan di lambung lebih lama dari biasanya. Pada orang sehat, perut berkontraksi untuk mendorong makanan ke usus kecil untuk pencernaan, dan saraf vagus mengontrol kontraksi ini.

Penyebab gastroparesis antara lain pembedahan pada saraf vagus, infeksi, gangguan otot polos, dan gangguan metabolisme seperti hipotiroidisme. Akibatnya, makanan bergerak lambat atau berhenti. Oleh karena itu penderita sering merasa perut terasa penuh dan kenyang dalam waktu yang lama walaupun makannya sangat sedikit karena membutuhkan waktu yang lama bagi lambung untuk mencerna makanan yang telah dikonsumsi sebelumnya.

3. gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan juga dapat menyebabkan kembung dan perut terasa penuh bahkan jika Anda tidak makan banyak .

Gejala lain yang terkait dengan gangguan pencernaan termasuk rasa terbakar atau nyeri di perut bagian atas.

Gangguan pencernaan sering merupakan gejala dari penyakit yang mendasarinya, seperti penyakit refluks gastroesofagus, kanker, atau kelainan pankreas atau saluran empedu .